Rabu, 28 Desember 2016

Tips Memiliki Pinjaman Syariah Lancar Tanpa Macet

Pinjaman Syariah
Pinjaman Syariah 

Di Indonesia tidak hanya bank konvensional saja yang dapat menjadi pilihan untuk mengajukan pinjaman atau kredit namun juga bank syariah. Bank Syariah adalah bank yang proses atau pelaksanaannya berdasarkan pada syariat Islam dan memiliki Dewan Syariah yang berfungsi sebagai pengawas serta pihak yang meluruskan kembali proses perbankan yang terjadi jika tidak sesuai dengan syariah. Dibandingkan dengan pinjaman dari bank konvensional, pinjaman Syariah juga memiliki keuntungan tersendiri.

Keuntungan jika mengajukan pinjaman seperti Kredit tanpa agunan, yaitu:

  • Halal karena sesuai dengan syariah Islam seperti tidak menggunakan sistem bunga untuk sistem peminjaman namun menggunakan sistem bagi hasil dan harus sesuai dengan akad yang disetujui oleh kedua belah pihak.
  • Walaupun menggunakan syariah Islam sebagai landasan, fasilitas yang diberikan dari bank Syariah tidak kalah jika dibandingkan dengan bank konvensional.
  • Anda juga dapat ikut zakat karena setiap keuntungan yang diperoleh yaitu sekitar 2,5% akan disalurkan ke pihak tertentu untuk membayar zakat.

Walaupun kredit syariah menggunakan sistem bagi hasil atau tidak menggunakan sistem bunga, namun Anda tetap dapat mengalami kredit macet karena berbagai macam faktor. Untuk mengantisipasi kredit macet yang dapat membuat Anda masuk ke dalam blacklist yang akan membuat Anda susah untuk mengajukan pinjaman lagi, terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda agar kredit tetap lancar.

Pertama yaitu saat Anda mengajukan pinjaman syariah, pastikan jika jumlah angsuran yang akan Anda bayarkan nantinya per bulan tidak melebihi dari 30% gaji yang Anda miliki. Hal tersebut dikarenakan jika Anda melebihi 30% penghasilan, kemungkinan kredit macet serta kondisi keuangan yang semakin sulit akan menjadi lebih besar karena besar angsuran yang melebihi perkiraan dan belum ditambah dengan keperluan lainnya yang harus dipenuhi.

Kedua adalah sebelum Anda mengajukan pinjaman pastikan jika Anda sudah menghitung dengan teliti, akan digunakan untuk apa uang tersebut. Hal tersebut dimaksudkan untuk membantu Anda dalam menghitung keuangan yang Anda miliki, baik pengeluaran atau pemasukan. Dengan penghitungan sebelum mengajukan kredit dapat membuat Anda menggunakan dana pinjaman tersebut dengan lebih bijaksana dan tidak boros menggunakannya. Namun, tidak hanya penggunaan uang atau dana pinjaman yang harus diperhatikan penggunaannya akan tetapi juga kartu kredit. Hindari untuk selalu menggesek kartu kredit saat Anda menginginkan sesuatu. Gunakan kartu kredit sesuai dengan kebutuhan Anda misalnya untuk membeli atau membayar barang yang mahal atau saat membelinya di luar negeri. Hal tersebut dikarenakan penggunaan kartu kredit sering tidak disadari berapa banyak yang digunakan dan tiba-tiba tagihan datang dengan nominal yang cukup besar.

Ketiga adalah dengan selalu membuka komunikasi dengan bank. Cara ini sering tidak dilakukan oleh nasabah atau debitor yang mengajukan kredit karena merasa malu atau merasa jika yang dipahami sudah benar-benar sesuai dengan yang dimaksudkan. Akan tetapi, masalah seperti perhitungan untuk cicilan pinjaman syariah yang harus dibayarkan juga sering menghadang banyak debitor. Pastikan jika Anda sebisa mungkin untuk bertanya kepada pihak bank yang bersangkutan untuk menghindari hal yang kurang menyenangkan. Jika ternyata Anda hampir mengalami kredit macet, sebisa mungkin langsung konsultasikan dengan pihak bank sehingga Anda dapat diberikan solusi yang tepat misalnya penambahan tenor yang dapat memperingan beban Anda saat Anda sedang membayar cicilan tersebut sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang sudah ditentukan sebelumnya.

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.